Kamis, 26 Februari 2015

Tak Sempurna Tapi Bermakna


Puisi untuk para sahabat "Anak Berkebutuhan Khusus" 
oleh : Cipta Wardaya 




Mereka terasing diantara keramaian
Mereka tertindas di alam kemerdekaan
Mereka terpasung di lembah kebebasan 
Dan mereka tercabik dalam kefakiran 


“Dan siapakah mereka itu kawan?” 
Mereka saudara kita! 
Namun mereka memiliki keterbatasan
Orang menyebutnya kecacatan 
 Bahkan ada yang tega mengatakan itu kutukan 
Entahlah! 


Mereka sama seperti kita 
Butuh makan saat lapar 
Butuh minum saat dahaga 
Butuh oksigen untuk bernafas 
Karena sejatinya kita memang bersaudara! 


Yang terkadang terlupa oleh kita adalah 
Mereka butuh dihargai 
Mereka ingin diakui eksistensinya 
 Sebagai manusia yang layak dan setara 


Coba renungkan kawan! 
Siapakah diantara kita yang mau terlahir cacat? 
Terhina dan terasingkan dari kehidupan manusia yang sok sempurna 
Padahal bukankah sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Tuhan? 
Kita pun sok jadi hakim yang bisa memutuskan dan menghakimi mereka 
Dengan kata diskriminasi 


Padahal diskriminasi adalah sebuah kata-kata terkutuk 
Ia bagai racun ular paling berbisa di dunia 
Diskriminasi adalah penindasan di alam kemerdekaan 
Yang lebih kejam dari kemiskinan 


Yang mereka butuhkan adalah kesetaraan 
Bukan ejekan ataupun cemoohan 
 Mereka butuh pemberdayaan 
Bukan belas kasihan ataupun ibaan 


Don't Judge a book by cover

Tidak ada komentar:

Posting Komentar